Menghadapi Persaingan di Era Modern, Bagaimana Dengan Pasar Tradisional?
Oleh : Nadhifa Fitrina Ilustrasi situasi pasar tradisional (Youtube: rmdh.) Suasana di pagi hari dengan dinginnya udara mulai terasa. Mentari seakan sembunyi mengunci cahaya yang pelan-pelan demi mengintip rutinitas dari hari ke hari, yang selalu pedagang lakukan tanpa henti. Penuh sesak dan keramaian menjadi pemandangan yang biasa. Gelak tawa riuh rendah mengisi obrolan. Kemerincing sendok, piring dan gelas yang membuat ramai. Hal demikian yang dilakukan pedagang di pasar tradisional untuk mengais rezeki demi sesuap nasi. Pedagang membongkar tenda yang mulai usang termakan zaman. Banyak orang terbatuk-batuk, sebagian karena badan rapuh terhempas angin sisa malam harinya. Sebagian lagi karena memaksakan diri berbicara keras sambil tertawa dalam gelak bersambungan. Gerobak-gerobak yang baru dipugar mulai berdatangan serta pintu rolling door berderit mencoba meramaikan kondisi pasar di pagi hari. Pedagang memenuhi kios-kios sebelum pelanggan berdatangan. Pemandangan it...